![]() |
| img: kumparan |
Kasus pembunuhan satu keluarga di Paoman, Indramayu kembali menarik perhatian publik setelah nama Aman Yani disebut dalam persidangan sebagai sosok yang diduga menjadi otak pelaku. Namun, fakta mengejutkan muncul — Aman Yani ternyata telah menghilang sejak tahun 2016 dan hingga kini belum ditemukan.
Misteri Hilangnya Aman Yani
Dalam proses hukum yang berlangsung, terdakwa menyebut Aman Yani sebagai dalang di balik tragedi yang menewaskan lima anggota keluarga. Namun, keberadaan pria tersebut masih menjadi teka-teki besar.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bahkan mengumumkan sayembara senilai Rp750 juta bagi siapa pun yang dapat menemukan Aman Yani, baik dalam keadaan hidup maupun meninggal dunia.
Kejanggalan yang Disorot
Dedi menyoroti sejumlah hal yang dianggap janggal, di antaranya:
- Pencairan dana pensiun yang diduga dilakukan tanpa kehadiran langsung pemilik nama.
- Surat kuasa misterius yang disebut telah ditandatangani tanpa pertemuan tatap muka.
Bantahan dari Keluarga
Pihak keluarga Aman Yani membantah keras tudingan tersebut. Mereka menegaskan bahwa nama anggota keluarga mereka dicatut dalam kasus pembunuhan yang terjadi pada tahun 2025, dan tidak memiliki keterlibatan apa pun.
Kasus ini kini menjadi salah satu misteri hukum terbesar di Indramayu, dengan banyak pihak menuntut kejelasan atas hilangnya Aman Yani dan dugaan manipulasi dokumen yang menyertainya.
Untuk memahami lebih jauh, Anda bisa menelusuri Kronologi kasus pembunuhan keluarga Paoman atau Sayembara pencarian Aman Yani oleh Dedi Mulyadi.
